Oto

Honda dan Aston Martin Buka Peluang Garap Mobil Jalan Raya Bareng

Jakarta (KABARIN) - Honda dan Aston Martin dikabarkan sedang mempertimbangkan rencana untuk bermitra dalam pengembangan mobil produksi untuk jalan raya, seiring kerja sama mesin balap F1.

“Sebenarnya, saat ini kami belum membahas mobil produksi, hypercar, atau supercar bersama. Sama sekali tidak ada alasan mengapa kami tidak dapat melakukannya di masa mendatang,” kata Ketua Eksekutif Aston Martin, Lawrence Stroll seperti dikutip Drive dari Road & Track pada Selasa waktu setempat.

Lawrence Stroll menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah proyek tim Formula1 yang dinilai sangat ambisius dan menjadi awal dari terjalinnya hubungan kemitraan.

Ia juga mengatakan Aston Martin bersikap sangat terbuka terhadap berbagai ide yang dapat dikembangkan dari kemitraan tersebut, seraya meyakini CEO Honda Toshihiro Mibe akan menyambut baik gagasan itu, sehingga seluruh peluang tetap terbuka untuk mengeksplorasi bentuk kemitraan terbaik yang dapat diwujudkan.

Sementara itu, CEO Honda Toshihiro Mibe mengatakan belum ada pembicaraan mengenai proyek produksi massal.

“Tetapi aktivitas balap antara keduanya yang semakin sukses ini, akan ada nilai dalam menerapkan apa yang telah kita pelajari dari itu ke mobil produksi,” ujar Toshihiro Mibe.

“Jadi saya tidak tahu kapan tepatnya, tetapi jika ada kemungkinan untuk memperluas bisnis kami, seperti yang disebutkan, kita dapat terus berdiskusi, dan saya akan melakukannya dengan Lawrence. Itu sangat mungkin,” tambahnya.

Diketahui, mesin Honda akan secara eksklusif menggerakkan mobil F1 Aston Martin musim ini, melalui kemitraan teknis baru antara kedua pabrikan.

Honda mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan F1 sebagai produsen mesin pada akhir musim 2021, dan kembali memasuki olahraga ini setelah mengetahui bahwa peraturan 2026 yang diperbarui akan selaras dengan tujuan mereka.

Terakhir kali mesin mereka berada di grid, mereka memasok mesin untuk empat mobil melalui Red Bull Racing dan tim saudaranya, yang sekarang dikenal sebagai Racing Bulls.

Sekarang produsen Jepang tersebut telah memutuskan untuk memasok mesin secara eksklusif ke Aston Martin untuk musim 2026, dengan hanya dua mobil di grid yang akan menggunakan mesin Honda.

Di sisi lain, Aston Martin telah menggunakan unit mesin Mercedes-AMG selama lima musim sebelumnya.

Meskipun Mercedes-AMG kehilangan Aston Martin sebagai pelanggan mesinnya, unit daya mereka masih akan menggerakkan hampir 40 persen dari grid F1 2026, atau delapan dari 22 mobil di lintasan melalui McLaren, Williams, Alpine, dan tim pabrikan AMG.

Penerjemah: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: